Tuesday, August 3, 2010

Hari Ini...

Hari semakin berlalu...
namun tidak terasa setiap detik itu...
apakah yang akan terjadi esok...hanya Dia sahaja yang tahu...kita sebagai umatnya hanya berserah padaNya untuk menentukan apakah yang terjadi...sama ada usia dipanjangkan atau sekadar hari Ini sahaja...sukar bagi kita untuk meramal hari esok...
segala yang terjadi adalah diatas kehendaknya...
Hari Ini...
tercatit lagi sejarah di dalam kamus hidup kita...
tidak kira sama ada ianya pahit atau manis...
ia tetap menjadi rentetan di dalam kamus hidup kita...
Apa yang terjadi hari ini adalah diluar kemampuan kita...
walaupun kekadang kita telah merancang...
hanya Tuhan yang menetukannya...
Hari Ini...
Berlalu dengan pantas..
walaupun terasa detik waktu merangkak meninggalkan masa berlalu...
Ia tetap ditinggalkan dengan sejarah hidup kita...
kata orang "Hari Ini Adalah Sejarah di dalam hidup kita "





Sunday, August 1, 2010

Lafaz Yang Tersimpan

Luluh hatiku yang sayu
Menatap wajahmu tenang dalam lena
Kasih zahirkan laku
Sedangkan bibirku jauh dari lafaznya

Dan raut tuamu membekas jiwaku
Meredakan rindu mendamaikan kalbu
Tak mungkin kutemu iras sentuhanmu
Biarpun kuredah seluruh dunia
Mencari gantimu

Betapa sukarnya menyusun bicara
Meluahkan rasa menuturkan sayang
Kasih yang terlimpah hanya sekadar
tingkah
Cuma ungkapan kebisuan yang
melindungkan kalimah rahsia

Masih kubiarkan waktu
Melarikan lafaz kasihku padamu

Mengapakah sukar menyusun bicara
Meluahkan rasa menuturkan sayang
Kasih yang terlimpah hanyalah sekadar
tingkah
Cumalah ungkapan bisu kalimah rahsia

Apakah yang hilang andai dilisankan
Bait penghargaan penuh kejujuran
Tak mungkin terlihat cinta yang merona
Jika hanya renungan mata yang bersuara
Bukan tutur kata

Tiada lagi ertinya pengucapan
Andai akhir nafas di hujung helaan
Sebelum mata rapat terpejam
Usah biar kehilangan
Menggantikan lafaz yang tersimpan

Muhasabah Cinta - edCoustic

Muhasabah CINTA

Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari Mu
Kupasrahkan semua pada Mu

Tuhan baru kusadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta Mu


Kata kata cinta terucap indah
Mengalir berdzikir di kidung do’a ku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku

*
Butir butir cinta air mataku
Terlihat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi Muhasabat cintaku

Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan Mu




Biarlah Rahsia

Pernahkah kau bermimpi seketika
Berada di tempat ku
Membayangkan pahit manis berlaku
Tak siapa yang tahu

Mungkin nanti kau jua merasakan
Berdepan dengan kata menyesatkan
Tak kan ku melupakan
Tiada pertimbangan

Keheningan malam membalutkan
Kepayahan jiwa meluahkan
Andai kau jujur memahami
Tiadaku menjauhi

Dan kisahku yang masih panjang
Menambahkan berat yang memandang
Lantasku pendam ku putuskan
Biarlah rahsia


Semakin aku hidup dalam cinta
Tiada kuasa mampu menghalangnya
Hentikan kata-kata bertulangkan dusta

Dan kisah ku yang masih panjang
Menambahkan berat yang memandang
Lantas ku pendam ku putuskan
Biarlah rahsia
Pernahkah kau bermimpi seketika berada di tempatku...

Siti Nurhaliza - Biarlah Rahsia